
Saat pendaftaran untuk seleksi penerimaan pegawai pemerintah, banyak orang masih bingung antara dua istilah yang sering terdengar: CASN dan CPNS. Memahami perbedaan CASN dan CPNS saat pendaftaran sangat penting bagi mereka yang ingin mengajukan lamaran. Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan mendetail tentang perbedaan tersebut dan info penting lainnya yang perlu Anda ketahui.
CASN, atau Calon Aparatur Sipil Negara, adalah istilah yang lebih baru dan mencakup berbagai formasi pegawai pemerintah, tidak hanya terbatas pada CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Pada tahun 2023, pemerintah Indonesia telah mengintegrasikan seleksi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ke dalam satu sistem yang disebut CASN. Ini merupakan langkah untuk merapikan sistem rekrutmen pegawai negeri dan memberikan peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk bergabung dalam aparatur negara.
Salah satu info penting mengenai perbedaan CASN dan CPNS adalah bahwa CASN mencakup dua kategori, yaitu CPNS dan PPPK. CPNS adalah pegawai negeri yang diangkat untuk menjadi pegawai tetap setelah menyelesaikan masa percobaan, sedangkan PPPK adalah pegawai kontrak yang tidak memiliki status kepegawaian tetap. Dalam hal ini, mereka yang mendaftar harus memahami dengan jelas status pegawai yang mereka inginkan.
Hal penting lainnya dalam perbedaan CASN dan CPNS adalah dalam hal proses seleksinya. Proses seleksi CASN biasanya memiliki dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan ujian kompetensi dasar (SKD). Berbeda dengan CPNS yang sebelumnya memiliki dua ujian terpisah, CASN memiliki sistem yang lebih efisien. Selain itu, materi ujian untuk CASN juga disesuaikan dengan kebutuhan pegawai yang akan diangkat. Oleh karena itu, peserta diharuskan mempersiapkan diri dengan baik agar memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan.
Tidak hanya dari proses seleksi, perbedaan CASN dan CPNS saat pendaftaran juga terlihat dari formasi yang tersedia. Formasi CASN termasuk jabatan yang lebih beragam dengan peluang lebih besar untuk mendaftar ke berbagai instansi pemerintah. Sementara itu, formasi CPNS cenderung lebih terbatas dan cenderung mengacu pada kebutuhan sejumlah pegawai yang dibutuhkan di masing-masing instansi.
Kemudian, dari segi penggajian dan tunjangan, perbedaan antara CASN dan CPNS juga patut diperhatikan. Meskipun keduanya memiliki tunjangan yang diatur oleh undang-undang, pegawai dengan status PPPK (bagian dari CASN) mungkin tidak mendapatkan tunjangan yang sama dengan CPNS. Hal ini disebabkan oleh perbedaan status kepegawaian yang dipegang oleh masing-masing. CPNS berpeluang mendapatkan tunjangan lebih baik dan lebih banyak di masa depan.
Ada juga batasan usia yang berbeda untuk CASN dan CPNS. Saat pendaftaran, biasanya ada persyaratan usia maksimum, yang bisa berbeda tergantung pada formasi yang dilamar. Karena CASN mencakup dua kategori (CPNS dan PPPK), calon pendaftar perlu memperhatikan batasan usia yang berlaku untuk masing-masing posisi yang mereka minati.
Secara keseluruhan, memahami perbedaan CASN dan CPNS sangat penting untuk memaksimalkan peluang saat melamar. Anda perlu mengetahui dengan jelas kriteria pekerjaan, proses seleksi, dan tunjangan yang ditawarkan untuk memastikan bahwa Anda membuat pilihan yang tepat. Dalam menghadapi persaingan ketat di dunia kerja, informasi ini bisa menjadi titik kunci untuk keberhasilan Anda dalam mendapatkan posisi yang diinginkan.
Dunia Aleksander: Tempat Bertemunya Musik dan Inspirasi
by Team 27 Feb 2025
Bank Soal UN Bahasa Indonesia untuk Siswa SD
by Admin 19 Des 2025
Cara Hidup Sehat untuk Menjaga Kualitas Hidup di Masa Depan
by Team 19 Jun 2024